Hai, ketemu lagi nih sama
PANGANAN. Sekarang kita mau bahas tentang sendawa. Pernahkah anda sendawa?
Kapan anda melakukan sendawa? Dan berapa kali anda sendawa? Tapi apakah anda
tahu apa itu sendawa dan manfaat sendawa itu? Yuk, kita bahas saja apa sih bersendawa
itu.
Gambar. Peringatan Semdawa Terus Menerus
Sumber : spesialispengobatantradisional.blogspot.com
|
Sendawa adalah salah satuu cara
tubuh mengeluarkan gas secara alami. Kondisi ini umumnya adalah hal yang baik
karena jika tidak dikeluarkan, maka gas dalam perut dapat menyebabkan perut
kembung yang kadang disertai dengan sakit perut. Sendawa juga biasa terjadi
pada bayi karena dengan begitu kelebihan angina dalam perutnya dapat terbuang.
Bayi bersendawa karena pada saat dia menyusu atau mengonsumsi susu formula,
udara juga ikut tertelan. Manfaat kita sendawa adalah membuat perut kita menjadi
nyaman karena angin atau udara didalam perut keluar.
Penyebab sendawa yang paling umum
yaitu makan minum terlalu cepat, meminum minuman berkarbonasi atau bersoda, dan
kegelisahan. Namun, Sendawa dapat disebabkan oleh beberapa penyebab lain,
yaitu:
1.
Aerophagia
Aerophagia adalah menelan udara
secara sukarela atau terpaksa. Menelan udara berlebihan dapat terjadi ketika
makan atau minum terlalu cepat. Hal ini juga dapat terjadi ketika:
·
Berbicara dan makan pada waktu bersamaan
·
Mengunyah permen karet
·
Mengisap permen
·
Minum melalui sedotan
·
Bernapas melalui mulut
·
Memakai gigi palsu kurang pas
·
Merokok
·
Mengalami serangan kecemasan
2.
Makanan penyebab kembung
Beberapa jenis makanan dan minuman
juga dapat menyebabkan lebih sering bersendawa. Contohnya minuman bersoda atau
berkarbonasi, alcohol, dan makanan tinggi seperti pati, gula, atau serat yang
menyebabkan gas. Makanan penyebab sendawa yaitu:
·
Kacang polong
·
Kacang-kacangan
·
Brokoli
·
Bawang
·
Kubis
·
Bunga kol
·
Pisang
·
Kismis
·
Roti gandum
3.
Obat-obatan
Sejumlah obat tertentu dapat
menyebabkan bersendawa atau gangguan yang menyebabkan sering sendawa. Ini
mungkin termasu:
·
Obat diabetes tipe 2 yang umum disebut acarbose
·
Pencahar, seperti laktulosa dan sorbitol
·
Obat pereda sakit, seperti naproxen, ibuprofen,
dan aspirin
·
Kelebihan penggunaan obat nyeri yang dapat
menyebabkan gastritis atau radang paru dengan ditandai sering bersendawa
4.
Kondisi Medis
Beberapa kondisi medis juga dapat
menyebabkan bersendawa sebagai gejalanya. Namun, perlu diingat bahwa sering
bersendawa adalah tanda bahwa perut atau pencernaan dalam kondisi tidak sehat,
oleh sebab itu harus ada gejala lain untuk membuat diagnosis yang pasti.
Kondisi
yang dapat menyebabkan bersendawa meliputi:
·
Gastroesophageal
Reflux disease (GERD): suatu kelainan yang menyebabkan asam dari lambung
yang menyebabkan asam dari lambung mengalir ke atas kerongkongan atau esophagus.
·
Gastroparesis:
gangguan dimana otot-otot di dinding perut melemah.
·
Gastritis:
gangguan yang menyebabkan peradangan pada lapisan lambung
·
Tukak Lambung: luka pada kerongkongan, lambung,
dan bagian atas dari usus kecil.
·
Intoleransi laktosa: ketidakmampuan tubuh dalam
mencerna laktosa.
·
Malabsorpsi fruktosa atau sorbitol:
ketidakmampuan tubuh untuk mencerna karbohidrat fruktosa dan sorbitol.
·
Helicobacter
pylori : bakteri yang menyebabkan infeksi lambung, yang dapat menyebabkan
bersendawa.
·
Penyakit celiac: intoleransi terhadap gluten,
bahan yang ditemukan dalam banyak makanan kaya tepung seperti roti dan kerupuk.
·
Dumping
syndrome: suatu kelainan yang menyebabkan perut kosong (BAB) sebelum isinya
telah dicerna dengan baik.
·
Insufisiensi pakreas: terjadi ketika pankreas tidak
mampu melepaskan enzim yang dibutuhkan untuk pencernaan.
Wah, ternyata banyak sekali
penyebab sendawa. Terus bagaimana cara mengatasi sendawa? Sendawa yang normal
tidak memerlukan pengobatan apapun. Namun, jika bersendawa terus menerus atau
berlebihan, maka Anda harus menghubungi dokter untuk mengeksplorasi kondisi
yang mungkin menyebabkan masalah. Karena pengobatan tergantung pada
penyebabnya.
Sendawa yang normal tidak
memerlukan pengobatan apapun karena tidak memiliki konsekuensi yang bahaya.
Namun, jika bersendawa telah menjadi sering karena masalah system pencernaan,
maka gejala bisa memburuk jika tidak diobati. Anda mungkin juga mulai mengalami
gejala lain sampai masalah ini didiagnosis dan diobati. Bersendawa sebagai
gejala tunggal tidak biasanya menyebabkan perhatian kecuali itu sering atau
berlebihan. Namun, jika perut telah membuncit (kembung) untuk jangka panjang
dan bersendawa tidak meringankan distensi atau jika sakit perut parah, maka
segeralah diperiksa ke dokter.
Umumnya sendawa bukanlah hal yang
berbahaya dan tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, meski sendawa adalah
proses alami, tetapi tetap saja ada saat kita perlu mencegah sendawa, seperti
pada saat acara resmi. Untuk mencegahnya, anda bisa mencoba beberapa cara
sebagai berikut:
·
Hindari makan dan minum terburu-buru.
·
Merokok menyebabkan Anda menghirup udara.
Minimalkan atau hindari merokok.
·
Batas konsumsi permen dan permen karet.
·
Hindari konsumsi minuman bird an minuman
berkarbonasi yang mengandung gas karbondioksida.
·
Jika menggunakan gigi palsu, coba periksalah
agar pemasangannya tepat sehingga Anda tidak menelan udara yang tidak perlu.
·
Jika Anda adalah pengidap nyeri ulu hati ringan,
cobalah untuk mengonsumsi obat yang dijual bebas, seperti antasida, atau
mengonsultasikannya ke dokter jika Anda mengalami gejala yang cukup berat.
·
Konsumsi suplemen atau minuman probiotik untuk
membantu pencernaan.
·
Hindari makan dalam porsi besar dan hindari
makan tepat sebelum waktu tidur.
·
Hindari mengonsumsi makanan berlemak, makanan
yang mengandung asam seperti jus buah, kopi, tomat, dan bawang Bombay, dan
makanan pedas seperti merica dan cabai.
·
Hindari perubahan suhu lambung yang tiba-tiba.
Misalnya meminum minuman panas kemudian minuman dingin.
·
Kenakan pakaian longgar. Pakaian ketat, terutama
disekitar pinggang karena beresiko menyebabkan sendawa dan perut yang tidak
nyaman.
Untuk meredakan sendawa, Anda dapat
mencoba untuk berbaring menyamping. Posisi mendekatkan lutut ke dada juga dapat
membantu. Walau umumnya bukan merupakan hal serius, tapi segera periksalah diri
jika Anda terus bersendawa dan merasa perut terus-menerus terasa kembung. Dokter
akan menanyakan gejala-gejala lain untuk mendiagnosis penyebab sebenarnya.
Penggunaan X-ray pada perut. MRI atau
CT scan mungkin diperlukan untuk system pencernaan lebih cermat.
Itulah penjelasan sendawa dan cara
mengatasinya bila sendawa sering terjadi. Sendawa memang proses alamiah. Namun,
bila terus-menerus terjadi Anda harus segera periksa kedokter. Semoga dapat
bermanfaat dan dapat mengingatkan supaya Anda tetap menjaga kesehatan anada
walaupun hanya penyakit sepele. Mohon maaf bila ada kekurangan dan salah kata
mohon dikoreksi agar penulis bisa lebih baik lagi.
https://mediskus.com/penyakit/penyebab-sering-bersendawa-dan-caramengatasinya/amp